Penyebab Kenapa Paylater Traveloka Ditolak

Fintechpost.id – Paylater Traveloka adalah salah satu fitur yang ditawarkan oleh Traveloka untuk memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi pembayaran. Dengan Paylater Traveloka, kamu bisa memesan tiket pesawat, hotel, tiket kereta api, dan layanan lainnya tanpa harus membayar di muka. Kalian hanya perlu membayar cicilan bulanan yang ringan dan bunga yang rendah.

Namun, tidak semua pengguna bisa mendapatkan Paylater Traveloka. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan Paylater Traveloka ditolak. Apa saja penyebabnya? Berikut adalah beberapa alasan yang sering terjadi:

Data Diri Tidak Valid atau Tidak Lengkap

Salah satu syarat untuk mendapatkan Paylater Traveloka adalah mengisi data diri dengan benar dan lengkap. Data diri yang dimaksud adalah nama, nomor telepon, email, alamat, nomor KTP, dan foto selfie dengan KTP. Data diri ini akan digunakan oleh Traveloka untuk melakukan verifikasi dan pengecekan kredit.

Jika data diri kamu tidak valid atau tidak lengkap, maka Paylater Traveloka bisa ditolak. Misalnya, nama kamu tidak sesuai dengan KTP, nomor telepon tidak aktif, email tidak terdaftar, alamat tidak jelas, nomor KTP tidak terbaca, atau foto selfie tidak jelas. Hal-hal ini bisa mengurangi kepercayaan Traveloka terhadap kamu sebagai calon pengguna Paylater.

Oleh karena itu, pastikan mengisi data diri dengan benar dan lengkap saat mengajukan Paylater Traveloka. Periksa kembali data diri kamu sebelum mengirimkan permohonan. Jika ada kesalahan atau kekurangan, segera perbaiki atau lengkapi data diri.

Skor Kredit Rendah atau Buruk

Skor kredit adalah angka yang menunjukkan kemampuan kamu dalam membayar kewajiban finansial, seperti pinjaman, kartu kredit, atau cicilan. Skor kredit bisa dilihat di aplikasi atau situs resmi lembaga pemeringkat kredit, seperti Pefindo, Experian, atau OJK. Skor kredit biasanya berkisar antara 300 hingga 900. Semakin tinggi skor kredit kamu, semakin baik reputasi kamu sebagai peminjam.

Traveloka juga menggunakan skor kredit sebagai salah satu pertimbangan dalam memberikan Paylater Traveloka. Jika skor kredit rendah atau buruk, maka Paylater Traveloka bisa ditolak. Skor kredit rendah atau buruk bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti sering terlambat membayar pinjaman, memiliki banyak utang, memiliki catatan gagal bayar, atau belum pernah memiliki riwayat kredit.

Oleh karena itu, jika ingin mendapatkan Paylater Traveloka, kamu harus meningkatkan skor kredit Anda. Cara meningkatkan skor kredit antara lain adalah membayar pinjaman tepat waktu, mengurangi jumlah utang, menyelesaikan kewajiban yang belum dibayar, dan membangun riwayat kredit yang baik.

Limit Kredit Tidak Cukup

Limit kredit adalah jumlah maksimal yang bisa kamu pinjam dari Traveloka melalui Paylater. Limit kredit ditentukan oleh Traveloka berdasarkan data diri dan skor kredit. Limit kredit bisa berbeda-beda untuk setiap pengguna, mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 15.000.000.

Jika limit kredit kamu tidak cukup untuk melakukan transaksi yang di inginkan, maka Paylater Traveloka bisa ditolak. Misalnya, kamu ingin memesan tiket pesawat seharga Rp 3.000.000, tetapi limit kredit hanya Rp 2.000.000. Dalam hal ini, kamu tidak bisa menggunakan Paylater Traveloka untuk membayar tiket pesawat tersebut.

Oleh karena itu, pastikan mengetahui limit kredit sebelum menggunakan Paylater Traveloka. Kamu bisa melihat limit kredit di aplikasi Traveloka, di bagian Paylater. Jika limit kredit tidak cukup, kamu bisa mencoba transaksi yang lebih murah, atau menggunakan metode pembayaran lain, seperti kartu kredit, transfer bank, atau e-wallet.

Kesimpulan

Paylater Traveloka adalah fitur yang memudahkan kamu dalam melakukan transaksi di Traveloka tanpa harus membayar di muka. Namun, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan Paylater Traveloka ditolak, yaitu data diri tidak valid atau tidak lengkap, skor kredit rendah atau buruk, dan limit kredit tidak cukup. Untuk menghindari penolakan Paylater Traveloka, pastikan kamu memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu. Jika memiliki pertanyaan atau saran, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca.

Leave a Comment