Cara Buat Akun Shopee Seller – Mungkin bagi sebagian orang pernah membayangkan memiliki toko online sendiri tanpa perlu repot menyewa tempat fisik? Atau mungkin kamu sudah lama bermimpi menjadi seorang entrepreneur yang bisa menjangkau pelanggan dari Sabang sampai Merauke hanya dari genggaman smartphone?
Nah, Shopee bisa jadi jawabannya! Platform e-commerce yang satu ini telah menjadi salah satu marketplace terpopuler di Indonesia dengan jutaan pengguna aktif setiap bulannya.
Berdasarkan data statistik, Shopee bahkan menempati posisi teratas dengan menguasai 27,4% konsumen online di Indonesia pada tahun 2020 menurut data APJII.
Sebagai seseorang yang pernah merasakan pahit manisnya memulai bisnis online dari nol, saya paham betul bagaimana rasanya bingung memilih platform yang tepat. Dulu, saya sempat berjualan di berbagai marketplace dan harus bolak-balik mengecek pesanan dari berbagai platform.
Capek? Banget! Tapi sejak fokus di Shopee, semuanya jadi lebih terorganisir. Fitur-fitur yang user-friendly membuat pengelolaan toko jadi lebih mudah, bahkan untuk pemula sekalipun.
Menjadi Shopee seller bukan hanya tentang membuat akun dan mengunggah produk. Ada strategi, teknik, dan tips khusus yang perlu kamu ketahui agar tokomu bisa bersaing di tengah lautan toko online lainnya.
Bayangkan saja, kamu bisa menjangkau jutaan calon pembeli potensial tanpa perlu keluar rumah atau mengeluarkan modal besar untuk promosi. Bukankah itu terdengar menggiurkan?
Dalam artikel ini, saya akan membagikan panduan lengkap tentang cara membuat akun Shopee seller, mulai dari persiapan awal, langkah-langkah pendaftaran, hingga tips optimasi toko agar cepat mendapatkan pesanan.
Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan riset mendalam, sehingga kamu bisa mendapatkan informasi yang akurat dan praktis. Jadi, siapkan catatan dan secangkir kopi, karena kita akan memulai perjalanan menjadi seller sukses di Shopee!
Mengenal Shopee dan Keunggulannya sebagai Platform E-Commerce
Sebelum kita terjun ke cara membuat akun Shopee seller, ada baiknya kita mengenal dulu apa itu Shopee. Jadi, Shopee adalah aplikasi marketplace yang memungkinkan penggunanya untuk berbelanja, menjelajah, dan bahkan menjual produk secara online.
Diluncurkan pertama kali di Indonesia dengan tagline “Jual Beli di Ponsel”, Shopee kemudian mengubah tagline-nya menjadi “Gratis Ongkir se-Indonesia” pada tahun 2016 untuk menarik lebih banyak pengguna.
Yang membuat Shopee unik adalah konsepnya sebagai aplikasi mobile marketplace pertama bagi konsumen-ke-konsumen (C2C) yang memberikan konsep sosial langsung.
Namun, seiring berjalannya waktu, Shopee beralih ke model hybrid C2C dan B2C (bisnis untuk pelanggan) dengan diluncurkannya Shopee Mall untuk mendistribusikan produk dari brand ternama.
Berdasarkan data statistik, Shopee menempati posisi kedua dalam daftar marketplace terpopuler di Indonesia pada Mei 2022, dengan authority score mencapai 80 dan organic search sebesar 121,7 juta. Angka ini menunjukkan bahwa Shopee memiliki basis pengguna yang sangat besar, yang berarti potensi pasar yang luas bagi para penjual.
Beberapa keunggulan Shopee dibandingkan marketplace lain adalah:
- Gratis Ongkir: Program gratis ongkir yang menjadi daya tarik utama bagi pembeli.
- Fitur Live Chat: Memudahkan interaksi langsung antara penjual dan pembeli.
- Shopee Pay: Sistem pembayaran yang aman dan terpercaya.
- Beragam Promosi: Mulai dari flash sale, cashback, hingga voucher diskon.
- Shopee Express: Layanan pengiriman sendiri yang melengkapi pilihan ekspedisi lainnya.
Dengan semua keunggulan tersebut, tidak heran jika banyak orang tertarik untuk menjadi Shopee seller. Apalagi, proses pendaftarannya terbilang mudah dan bisa dilakukan langsung dari smartphone.
Persiapan Sebelum Membuat Akun Shopee Seller
Sebelum terburu-buru membuat akun Shopee seller, ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan terlebih dahulu. Persiapan yang matang akan membuat proses pendaftaran berjalan lancar dan tokomu bisa langsung aktif berjualan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu siapkan:
1. Akun Shopee Pembeli
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memiliki akun Shopee sebagai pembeli. Jika kamu belum memilikinya, kamu perlu mendaftar terlebih dahulu. Caranya cukup mudah:
- Unduh aplikasi Shopee dari Play Store (Android) atau App Store (iOS)
- Buka aplikasi dan pilih menu “Daftar”
- Masukkan nomor telepon aktif dan ikuti proses verifikasi
- Buat kata sandi dengan kombinasi 8-16 karakter (minimal 1 huruf kapital)
- Selesaikan pendaftaran dan akun Shopee pembeli siap digunakan
Perlu diingat bahwa akun Shopee pembeli adalah syarat wajib untuk bisa mendaftar sebagai Shopee seller. Jadi, pastikan kamu sudah memilikinya sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
2. Identitas Diri (KTP)
Untuk verifikasi identitas, kamu akan diminta untuk mengunggah foto KTP.
Pastikan KTP yang kamu gunakan masih berlaku dan foto yang diunggah jelas terbaca. Satu KTP hanya bisa digunakan untuk maksimal 2 toko, jadi pastikan KTP kamu belum digunakan di lebih dari 2 toko.
3. Nama Toko yang Menarik
Pemilihan nama toko yang tepat sangat penting untuk branding dan memudahkan pembeli menemukan tokomu. Usahakan untuk memilih nama yang:
- Mudah diingat dan diucapkan
- Mencerminkan produk atau niche yang kamu jual
- Unik dan berbeda dari toko lain
- Tidak mengandung kata-kata yang dilarang oleh Shopee
Misalnya, jika kamu menjual produk kecantikan, kamu bisa memilih nama seperti “GlowBeauty” atau “RadiantSkin”. Hindari nama yang terlalu generik seperti “Toko Online” atau “Jual Murah”.
4. Alamat Toko yang Jelas
Alamat toko akan digunakan sebagai alamat pengambilan barang oleh kurir.
Pastikan alamat yang kamu cantumkan lengkap dan jelas, termasuk kode pos dan patokan lokasi jika diperlukan. Alamat yang jelas akan memudahkan proses pengiriman dan menghindari kesalahan pengiriman.
5. Rekening Bank
Untuk menerima pembayaran dari penjualan, kamu perlu menambahkan rekening bank.
Pastikan rekening yang kamu daftarkan adalah rekening aktif atas nama sendiri (sesuai dengan KTP). Shopee mendukung berbagai bank nasional, jadi kamu bisa memilih bank yang paling nyaman untuk kamu gunakan.
6. Foto Produk dan Deskripsi
Meskipun belum wajib saat pendaftaran, sebaiknya kamu sudah menyiapkan foto produk dan deskripsi yang menarik.
Foto yang berkualitas baik dan deskripsi yang detail akan meningkatkan kepercayaan pembeli dan peluang penjualan. Jika kamu belum memiliki produk fisik (misalnya untuk dropship), kamu bisa menyiapkan gambar produk dari supplier dengan izin mereka.
Dengan mempersiapkan semua hal di atas, proses pendaftaran akun Shopee seller akan berjalan lebih lancar dan tokomu bisa lebih cepat aktif untuk berjualan.
Cara Membuat Akun Shopee Seller
Setelah semua persiapan selesai, saatnya untuk membuat akun Shopee seller. Proses pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi Shopee di smartphone atau melalui website Shopee di komputer. Berikut adalah langkah-langkah detailnya:
Cara Daftar Shopee Seller Melalui Aplikasi
- Buka Aplikasi Shopee – Pastikan kamu sudah login ke akun Shopee pembeli.
- Akses Menu “Saya” – Ketuk ikon “Saya” di pojok kanan bawah layar.
- Pilih “Mulai Jual” – Opsi ini biasanya terletak di bagian atas halaman profil.
- Klik “Mulai Pendaftaran” – Kamu akan diarahkan ke halaman pendaftaran Shopee seller.
- Verifikasi Data Diri – Unggah foto KTP, masukkan nama lengkap dan NIK, lalu lakukan verifikasi wajah sesuai petunjuk.
- Setujui Syarat dan Ketentuan – Baca syarat dan ketentuan, lalu centang kotak persetujuan.
- Tambahkan Informasi Toko – Isi nama toko, alamat, jasa pengiriman yang ingin diaktifkan, email, dan nomor telepon.
- Unggah Produk – Tambahkan produk yang ingin dijual beserta informasi lengkapnya.
- Kirim Pendaftaran – Klik “Kirim” untuk menyelesaikan proses pendaftaran.
Cara Daftar Shopee Seller Melalui Website
- Kunjungi Shopee Seller Center – Buka browser dan akses https://seller.shopee.co.id.
- Login dengan Akun Shopee – Masukkan username/email/nomor telepon dan password akun Shopee pembeli.
- Ikuti Proses Verifikasi – Scan QR Code yang muncul menggunakan aplikasi Shopee di smartphone.
- Isi Data Diri – Masukkan nama, nomor telepon, dan nomor identitas.
- Verifikasi Data – Lakukan verifikasi data diri dan wajah sesuai petunjuk.
- Setujui Syarat dan Ketentuan – Centang kotak persetujuan setelah membaca syarat dan ketentuan.
- Tambahkan Informasi Toko – Isi detail toko seperti nama, alamat, kategori produk, dll.
- Unggah Produk – Tambahkan produk yang ingin dijual dengan foto dan deskripsi lengkap.
- Selesaikan Pendaftaran – Klik “Selesaikan” dan “Kirim” untuk menyelesaikan proses.
Setelah mengirimkan pendaftaran, Shopee akan memproses dan memverifikasi informasi yang kamu berikan. Proses ini biasanya tidak memakan waktu lama, dan kamu akan mendapatkan notifikasi saat tokomu sudah aktif dan siap berjualan.
Jika kamu mengalami kesulitan saat pendaftaran, kamu bisa menghubungi layanan pelanggan Shopee melalui fitur Live Chat di aplikasi atau mengirimkan email ke support@shopee.co.id.
Mengelola Toko dengan Shopee Seller Center
Setelah berhasil membuat akun Shopee seller, saatnya mengenal Shopee Seller Center, yaitu fitur khusus yang dirancang untuk membantu penjual mengelola toko melalui komputer atau smartphone.
Shopee Seller Center menawarkan berbagai fitur yang memudahkan penjual dalam mengelola produk, pesanan, promosi, dan analisis performa toko.
Untuk mengakses Shopee Seller Center melalui komputer, kamu bisa mengunjungi https://seller.shopee.co.id dan login dengan akun Shopee-mu. Sedangkan untuk akses melalui smartphone, kamu bisa menggunakan aplikasi Shopee Seller yang tersedia di Play Store untuk pengguna Android.
Berikut adalah beberapa fitur utama di Shopee Seller Center yang perlu kamu ketahui:
1. Produk Saya
Fitur ini memungkinkan kamu untuk mengelola semua produk yang dijual di toko. Kamu bisa menambahkan produk baru, mengedit informasi produk yang sudah ada, melihat sisa stok, dan memantau jumlah penjualan untuk setiap produk.
Pastikan untuk mengisi informasi produk selengkap mungkin, termasuk foto berkualitas baik, deskripsi detail, variasi (jika ada), dan harga yang kompetitif.
2. Pusat Promosi
Melalui fitur ini, kamu bisa meningkatkan penjualan dengan membuat berbagai promosi seperti voucher toko, diskon, dan penawaran khusus. Fitur ini juga menampilkan performa promosi secara ringkas, sehingga kamu bisa mengevaluasi dan mengembangkan strategi promosi yang lebih efektif.
Misalnya, kamu bisa melihat berapa banyak voucher yang telah digunakan dan berapa peningkatan penjualan yang dihasilkan.
3. Performa Toko
Fitur ini memungkinkan kamu untuk melacak dan menganalisis data performa toko secara terperinci. Kamu bisa melihat data penjualan, jumlah pengunjung, tingkat konversi, dan metrik penting lainnya.
Dengan memahami performa tokomu, kamu bisa mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan membuat keputusan bisnis yang lebih baik.
4. Dekorasi Toko
Melalui fitur ini, kamu bisa mengkreasikan tampilan toko agar lebih menarik bagi pembeli. Kamu bisa menambahkan banner, mengatur tampilan produk, dan membuat kategori khusus untuk memudahkan pembeli menemukan produk yang mereka cari.
Toko dengan tampilan yang profesional dan terorganisir cenderung mendapatkan lebih banyak kepercayaan dari pembeli.
5. Pengaturan Toko
Fitur ini memungkinkan kamu untuk mengelola berbagai aspek toko, seperti pengaturan privasi, chat, notifikasi, opsi pengiriman, pengaturan pembayaran, dan bahasa.
Kamu juga bisa mengaktifkan fitur “Izinkan Penawaran Harga” jika ingin pembeli bisa menawar harga produkmu, atau fitur “Toko Libur” jika kamu perlu istirahat dari berjualan untuk sementara waktu.
Selain fitur-fitur di atas, Shopee Seller Center juga menyediakan berbagai tools dan resources untuk membantu penjual meningkatkan performa toko, seperti panduan penjualan, tips SEO untuk produk, dan strategi promosi.
Manfaatkan semua fitur ini untuk memaksimalkan potensi tokomu dan meningkatkan penjualan.
Mengoptimalkan Produk untuk Meningkatkan Penjualan
Setelah berhasil membuat akun Shopee seller dan mengenal fitur-fitur dasarnya, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan produk agar lebih menarik bagi calon pembeli.
Optimasi produk yang baik tidak hanya meningkatkan visibilitas di mesin pencarian Shopee, tetapi juga meningkatkan konversi pengunjung menjadi pembeli. Berikut adalah beberapa tips untuk mengoptimalkan produk di Shopee:
1. Foto Produk yang Berkualitas
Foto adalah elemen pertama yang dilihat oleh calon pembeli. Pastikan foto produkmu memiliki kualitas yang baik, pencahayaan yang cukup, dan menampilkan produk dari berbagai sudut.
Idealnya, unggah minimal 5-9 foto untuk setiap produk, termasuk foto detail, foto penggunaan, dan foto packaging. Jika memungkinkan, tambahkan juga foto ukuran atau skala produk untuk memberikan gambaran yang lebih jelas kepada pembeli.
Ingat, kamu tidak perlu menggunakan kamera profesional untuk menghasilkan foto yang bagus. Smartphone dengan kamera yang baik dan pencahayaan yang cukup sudah bisa menghasilkan foto yang menarik.
Yang terpenting adalah foto harus jelas, fokus pada produk, dan menampilkan warna yang akurat.
2. Judul Produk yang SEO-Friendly
Judul produk adalah salah satu faktor penting dalam algoritma pencarian Shopee. Pastikan judul produkmu mengandung kata kunci utama yang relevan dengan produk dan sering dicari oleh pembeli. Namun, hindari keyword stuffing (penumpukan kata kunci) yang bisa membuat judul terlihat spam.
Format judul yang baik biasanya mengikuti pola: [Merek] + [Jenis Produk] + [Fitur Utama/Keunggulan] + [Variasi/Ukuran]. Misalnya, “Skincare Glow Serum Vitamin C Brightening Anti Aging 30ml”. Judul ini mengandung kata kunci utama (serum, vitamin C, brightening, anti aging) yang sering dicari oleh pembeli skincare.
3. Deskripsi Produk yang Lengkap dan Informatif
Deskripsi produk yang baik tidak hanya menjelaskan apa yang terlihat di foto, tetapi juga memberikan informasi tambahan yang mungkin tidak terlihat, seperti bahan, ukuran, cara penggunaan, dan manfaat produk. Gunakan format yang mudah dibaca dengan poin-poin atau paragraf pendek, dan sertakan kata kunci relevan secara natural.
Berikut adalah contoh struktur deskripsi produk yang baik:
- Deskripsi Singkat: Penjelasan umum tentang produk dan keunggulannya
- Spesifikasi: Detail teknis seperti ukuran, berat, bahan, dll.
- Fitur dan Manfaat: Apa yang membuat produkmu spesial dan bagaimana hal itu menguntungkan pembeli
- Cara Penggunaan: Instruksi singkat tentang cara menggunakan produk
- Informasi Pengiriman: Estimasi waktu pengiriman, packaging, dll.
- FAQ: Jawaban untuk pertanyaan yang sering diajukan
4. Harga yang Kompetitif
Harga adalah faktor penting dalam keputusan pembelian. Lakukan riset pasar untuk mengetahui harga rata-rata produk serupa di Shopee, dan tetapkan harga yang kompetitif namun tetap memberikan margin keuntungan yang cukup.
Jika kamu baru memulai, strategi penetrasi pasar dengan harga yang sedikit lebih rendah bisa menjadi pilihan untuk menarik pembeli dan mendapatkan review positif.
Kamu juga bisa memanfaatkan fitur promosi Shopee seperti flash sale, diskon, atau bundle produk untuk membuat penawaran yang lebih menarik bagi pembeli. Namun, pastikan promosi yang kamu buat tidak merugikan bisnismu dalam jangka panjang.
5. Variasi Produk yang Terorganisir
Jika produkmu memiliki beberapa variasi (misalnya warna, ukuran, atau model), gunakan fitur variasi produk Shopee untuk mengorganisirnya dengan baik. Hal ini akan memudahkan pembeli untuk memilih variasi yang mereka inginkan dan menghindari kebingungan saat checkout.
Pastikan setiap variasi memiliki foto yang sesuai dan stok yang akurat. Jika ada variasi yang habis stok, kamu bisa menandainya sebagai “Habis” daripada menghapusnya dari daftar variasi, sehingga pembeli tetap bisa melihat semua opsi yang tersedia.
Strategi Promosi untuk Meningkatkan Visibilitas Toko
Setelah mengoptimalkan produk, langkah selanjutnya adalah meningkatkan visibilitas toko melalui berbagai strategi promosi. Shopee menyediakan beberapa fitur promosi yang bisa kamu manfaatkan untuk menarik lebih banyak pembeli. Berikut adalah beberapa strategi promosi yang efektif:
1. Shopee Ads
Shopee Ads adalah fitur iklan berbayar yang memungkinkan produkmu tampil di posisi teratas hasil pencarian atau di halaman beranda Shopee.
Meskipun memerlukan biaya tambahan, Shopee Ads bisa sangat efektif untuk meningkatkan visibilitas produk, terutama untuk produk baru atau selama periode promosi khusus seperti 11.11 atau 12.12.
Untuk menggunakan Shopee Ads, kamu perlu mengatur budget harian dan bid (penawaran) untuk setiap klik. Semakin tinggi bid-mu, semakin besar kemungkinan iklanmu ditampilkan.
Namun, pastikan untuk memantau ROI (Return on Investment) dari iklanmu untuk memastikan bahwa biaya iklan sebanding dengan peningkatan penjualan.
2. Voucher Toko
Voucher toko adalah salah satu cara efektif untuk menarik pembeli dan meningkatkan konversi. Kamu bisa membuat berbagai jenis voucher, seperti diskon persentase, diskon nominal, atau gratis ongkir dengan minimum pembelian tertentu.
Voucher ini akan ditampilkan di halaman toko dan bisa menjadi daya tarik bagi pembeli yang sedang mencari penawaran terbaik.
Strategi yang baik adalah menawarkan voucher dengan minimum pembelian yang sedikit lebih tinggi dari harga rata-rata produkmu.
Misalnya, jika harga rata-rata produkmu adalah Rp 80.000, kamu bisa menawarkan voucher diskon Rp 10.000 dengan minimum pembelian Rp 100.000. Hal ini akan mendorong pembeli untuk menambahkan lebih banyak produk ke keranjang mereka.
3. Program Gratis Ongkir
Gratis ongkir adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi keputusan pembelian di Shopee. Kamu bisa berpartisipasi dalam program gratis ongkir Shopee untuk menarik lebih banyak pembeli.
Meskipun ada biaya yang harus dibayarkan ke Shopee, program ini bisa meningkatkan konversi secara signifikan, terutama untuk produk dengan margin keuntungan yang cukup.
Alternatifnya, kamu bisa menawarkan subsidi ongkir sendiri dengan menyesuaikan harga produk atau menawarkan voucher gratis ongkir khusus untuk tokomu. Pastikan untuk menghitung dengan cermat agar strategi ini tetap menguntungkan bisnismu.
4. Flash Sale dan Kampanye Shopee
Shopee sering mengadakan kampanye besar seperti 9.9, 10.10, 11.11, dan 12.12, serta flash sale harian. Berpartisipasi dalam kampanye ini bisa meningkatkan visibilitas produkmu secara signifikan karena banyak pembeli yang aktif mencari penawaran selama periode ini.
Untuk berpartisipasi, kamu perlu mendaftarkan produkmu melalui Shopee Seller Center dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan, seperti minimum diskon atau stok minimum. Pastikan untuk mempersiapkan stok yang cukup dan logistik yang efisien untuk menangani lonjakan pesanan selama kampanye.
5. Shopee Live
Shopee Live adalah fitur yang memungkinkan penjual untuk melakukan siaran langsung dan mempromosikan produk secara real-time. Fitur ini sangat efektif untuk membangun koneksi dengan pembeli, mendemonstrasikan produk, dan menjawab pertanyaan langsung dari calon pembeli.
Untuk memanfaatkan Shopee Live, persiapkan konten yang menarik, pastikan koneksi internet yang stabil, dan jadwalkan siaran pada waktu yang tepat (biasanya sore atau malam hari saat banyak pengguna aktif). Kamu juga bisa menawarkan promo khusus selama siaran untuk mendorong pembelian langsung.
Tips Meningkatkan Reputasi Toko dan Mendapatkan Badge
Reputasi toko yang baik sangat penting untuk membangun kepercayaan pembeli dan meningkatkan penjualan di Shopee. Salah satu indikator reputasi yang dikenal oleh pembeli adalah badge atau lencana khusus yang diberikan oleh Shopee kepada toko yang memenuhi kriteria tertentu.
Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan reputasi toko dan mendapatkan badge:
1. Berikan Pelayanan Prima
Pelayanan yang baik adalah kunci untuk mendapatkan ulasan positif dan meningkatkan rating toko. Beberapa aspek pelayanan yang perlu diperhatikan antara lain:
- Respons Cepat: Usahakan untuk merespons chat pembeli dalam waktu 12 jam atau kurang. Shopee memberikan badge “Chat Response Rate” untuk toko dengan tingkat respons yang tinggi.
- Pengiriman Tepat Waktu: Proses pesanan dan kirimkan barang sesuai dengan estimasi waktu yang dijanjikan. Shopee memberikan badge “On-time Delivery” untuk toko dengan performa pengiriman yang baik.
- Pengemasan yang Baik: Pastikan produk dikemas dengan aman untuk menghindari kerusakan selama pengiriman. Pembeli sering memberikan ulasan positif untuk pengemasan yang rapi dan aman.
- Penanganan Komplain: Tangani komplain atau masalah dengan profesional dan berikan solusi yang memuaskan bagi pembeli.
2. Jaga Konsistensi Kualitas Produk
Pastikan produk yang kamu kirimkan sesuai dengan deskripsi dan foto yang ditampilkan. Ketidaksesuaian antara ekspektasi dan realitas adalah salah satu penyebab utama ulasan negatif.
Jika ada perubahan pada produk (misalnya perubahan desain atau packaging), informasikan kepada pembeli sebelum mereka melakukan pembelian.
3. Aktif Berpartisipasi dalam Program Shopee
Shopee memiliki berbagai program untuk penjual, seperti Shopee Mall, Shopee Preferred Seller, dan Star Seller. Berpartisipasi dalam program-program ini tidak hanya meningkatkan visibilitas tokomu, tetapi juga memberikan badge khusus yang meningkatkan kepercayaan pembeli.
Setiap program memiliki persyaratan yang berbeda, jadi pastikan untuk memahami dan memenuhi kriteria yang ditetapkan.
4. Kumpulkan Ulasan Positif
Ulasan positif sangat berpengaruh terhadap keputusan pembelian calon pembeli. Beberapa cara untuk mendapatkan lebih banyak ulasan positif antara lain:
- Minta pembeli untuk memberikan ulasan setelah mereka menerima produk
- Berikan insentif kecil untuk pembeli yang memberikan ulasan (misalnya voucher untuk pembelian berikutnya)
- Sertakan kartu ucapan terima kasih dalam paket yang mendorong pembeli untuk memberikan ulasan
- Berikan layanan after-sales yang baik untuk memastikan kepuasan pembeli
5. Tingkatkan Metrik Performa Toko
Shopee menggunakan berbagai metrik untuk mengevaluasi performa toko, seperti rating toko, tingkat penyelesaian pesanan, tingkat pembatalan, dan tingkat pengembalian. Pantau metrik-metrik ini secara teratur dan lakukan perbaikan jika diperlukan.
Performa yang baik pada metrik-metrik ini akan meningkatkan peringkat tokomu dalam hasil pencarian dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan badge.
Kesimpulan
Membuat akun Shopee seller adalah langkah awal yang mudah namun sangat penting dalam perjalanan bisnismu di dunia e-commerce. Dengan mengikuti panduan lengkap yang telah kita bahas, kamu sudah memiliki dasar yang kuat untuk memulai dan mengembangkan toko online di Shopee.
Ingat, kesuksesan di Shopee tidak terjadi dalam semalam. Dibutuhkan konsistensi, kesabaran, dan pembelajaran terus-menerus untuk membangun toko yang sukses. Jangan berkecil hati jika penjualan belum sesuai harapan di awal-awal. Teruslah berinovasi, optimalkan produk dan toko, serta berikan pelayanan terbaik kepada pembeli.
Manfaatkan semua fitur dan tools yang disediakan oleh Shopee untuk memaksimalkan potensi tokomu. Ikuti perkembangan tren dan algoritma Shopee agar tokomu tetap relevan dan kompetitif. Dan yang terpenting, jangan takut untuk belajar dari kesalahan dan terus melakukan perbaikan.
Dengan dedikasi dan strategi yang tepat, tokomu bisa menjadi salah satu toko sukses di Shopee yang tidak hanya menghasilkan penjualan yang tinggi, tetapi juga membangun komunitas pembeli loyal yang akan terus mendukung bisnismu dalam jangka panjang.
Selamat berjualan dan semoga sukses dengan perjalanan Shopee seller-mu!